Drag

by Zeni Natalya

Recently, the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia launched a program called the Initiator Teacher. This is a program for teachers and education practitioners who, as learning leaders, encourage student growth and development holistically, actively and proactively, developing other educators to implement student-centered learning and become role models and agents of transforming the educational system. In other words, this is a program to transform education in Indonesia.

Begawan Foundation has conducted student-centered learning by implementing ‘Learning By Doing’ at their Learning Center as well as in school programs. Zeni, one of the foundation’s education staff, joined the program to become an initiator teacher for the Community of Initiator Teacher Education Practitioners.

The involvement of Begawan Foundation began with an invitation from the Directorate General of Teachers and Educational Personnel of the Republic of Indonesia inviting Zeni as a representative of the foundation, and the only participant selected from Bali, to attend a Community Development Workshop for Initiator Teacher Education Practitioners in Jakarta over three days in October. This workshop was attended by education practitioners from all over Indonesia, from government representatives to school representatives, to discuss the development of the education practitioner community. Several topics were discussed, including the philosophy of national education, career development and teacher competence in Indonesia, digital literacy, minimum competency assessment, differentiated learning, and the practitioner community. Thank you to the Directorate General of Teachers and Educational Personnel for inviting and involving us in the process of transforming education in Indonesia. Hopefully this will be a collaboration that can lead to a more creative, thought provoking, student-centric system of education.

Keterlibatan Yayasan Begawan dalam Transformasi Pendidikan di Indonesia

Oleh Zeni Natalya

Baru-baru ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia meluncurkan sebuah program bernama guru penggerak. Sebuah program untuk guru dan praktisi pendidikan sebagai pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang siswa secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya guna mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan. Dengan kata lain, ini merupakan program untuk melakukan transformasi pendidikan di Indonesia.

Selama ini Begawan Foundation telah melakukan pembelajaran yang berpusat kepada murid dengan mengimplementasikan ‘Learning By Doing’ di Pusat Belajar Begawan maupun program pembelajaran ke sekolah. Tidak hanya itu, baru-baru ini Zeni, salah satu staf pendidikan Yayasan Begawan bergabung untuk menjadi aktivator Komunitas Praktisi Pendidikan Guru Penggerak.

Keterlibatan staf Pendidikan Yayasan Begawan berawal dari undangan Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengundang Zeni sebagai perwakilan dari Pusat Belajar Yayasan Begawan untuk menghadiri Workshop Pengembangan Komunitas Praktisi Pendidikan Guru Penggerak di Jakarta, pada 25 – 27 Oktober 2020. Workshop ini dihadiri oleh praktisi Pendidikan dari seluruh Indonesia, baik dari perwakilan pemerintah hingga perwakilan sekolah, untuk mendiskusikan mengenai pengembangan komunitas praktisi (pendidikan). Dari hasil diskusi beberapa topik yang dianggap penting untuk dibahas oleh komunitas diantaranya filosofi pendidikan nasional, pengembangan karir dan kompetensi guru di Indonesia, literasi digital, penilaian kompetensi minimum, pembelajaran terdiferensiasi, dan komunitas praktisi.

Terima kasih kepada Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan yang telah mengundang dan melibatkan kami dalam proses transformasi pendidikan di Indonesia. Semoga ini menjadi kolaborasi yang dapat mendobrak lingkaran kemiskinan melalui pendidikan.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?