Drag

It is amazing that the idea of what we like to think of as ‘modern education’ was already being espoused by John Amos Comenius in his book Didactica Magna in 1633.

Comenius introduced a number of educational concepts and innovations including pictorial textbooks written in native languages instead of Latin, teaching based on gradual development from simple to more comprehensive concepts, lifelong learning with a focus on logical thinking over dull memorization, equal opportunity for impoverished children, education for women, and universal and practical instruction.

In his Didactica Magna (Great Didactic), he outlined a system of schools that is the exact counterpart of the existing system of kindergarten, elementary school, secondary school, college, and university

His texts were all based on the same fundamental ideas: (1) learning foreign languages through the vernacular; (2) obtaining ideas through objects rather than words; (3) starting with objects most familiar to the child to introduce him to both the new language and the more remote world of objects; (4) giving the child a comprehensive knowledge of his environment, physical and social, as well as instruction in religious, moral, and classical subjects; (5) making this acquisition of a compendium of knowledge a pleasure rather than a task; and (6) making instruction universal. Many of these ideas are still with us today in the activities undertaken by Begawan Foundation both in schools and in the Learning Center.

Konsep Pendidikan Bukanlah Hal Baru!

Sungguh menakjubkan bahwa gagasan tentang apa yang kita anggap sebagai ‘pendidikan modern’ telah didukung oleh John Amos Comenius dalam bukunya Didactica Magna pada tahun 1633.

Comenius memperkenalkan sejumlah konsep dan inovasi pendidikan termasuk buku teks bergambar yang ditulis dalam bahasa asli, bukannya bahasa Latin, pengajaran berdasarkan pengembangan bertahap dari konsep sederhana hingga lebih komprehensif, pembelajaran seumur hidup dengan fokus pada pemikiran logis daripada hafalan yang membosankan, kesempatan yang sama untuk anak-anak miskin, pendidikan untuk wanita, dan instruksi universal dan praktis.

Dalam Didactica Magna (Great Didactic), ia menguraikan sistem sekolah yang merupakan padanan tepat dari sistem taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, perguruan tinggi, dan universitas yang ada.

Semua teksnya didasarkan pada ide dasar yang sama: (1) belajar bahasa asing melalui bahasa sehari-hari; (2) mendapatkan ide melalui objek daripada kata-kata; (3) dimulai dengan objek yang paling dikenal anak untuk memperkenalkannya pada bahasa baru dan dunia objek yang lebih terpencil; (4) memberikan anak pengetahuan yang komprehensif tentang lingkungan, fisik dan sosial, serta pengajaran mata pelajaran agama, moral, dan klasik; (5) membuat perolehan ringkasan pengetahuan ini sebagai kesenangan daripada tugas; dan (6) membuat pengajaran menjadi universal.

Banyak dari ide-ide ini masih bersama kita hingga saat ini dalam kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Begawan baik di sekolah maupun di Pusat Pembelajaran.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?