Drag

By Zeni Natalya

Every 21st April, Indonesian people commemorate Kartini Day to celebrate one of the country’s most well-known heroines. This commemoration is a form of respect for the struggle waged by R.A. Kartini to allow women to be educated.

During her time in the 1880s–1900s, education for women was very limited. Kartini was not allowed to continue school after she reached 12 years old. However, she did not give up hope and continued to fight for women to have equal rights with men. It is thanks to her past struggles, that women have received equal rights in the field of education.

Begawan Learning Centre also has the same spirit as Kartini, which is to provide equal rights for males and females, especially in the field of education. This is realised by the participation of girls in the Learning Centre. As many as 70% of our registered Eco-Warriors are female.

Not only are they highly motivated to attend, female Eco-Warriors have also taken the role of leaders on many occasions. In the ‘Animal Tales’ theme class project, the Director of the drama performance was one of our female students. In group work such as making presentations, female Eco-Warriors also took the initiative to become leaders. In the classroom, the students coordinate class activities and the mindfulness bell is also rung by our female students.

During their time as group and class leaders, our female Eco-Warriors have shown that they are responsible, empathetic and have high initiative in carrying out their duties. This shows that Kartini’s spirit lives on in every Eco-Warrior to this day.

We need to say that our male Eco-Warriors also have Kartini’s spirit in them. When sharing their opinion, cooperating in group works, playing, and undertaking various other activities, male Eco-Warriors always provide equal opportunities to the female Eco-Warriors. The emancipation of women is alive and well in our Learning Centre.

Semangat Kartini Hari Ini di Pusat Pembelajaran Yayasan Begawan

Oleh Zeni Natalya

Setiap 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini untuk merayakan salah satu pahlawan wanita paling terkenal di negara ini. Peringatan ini sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan yang dilakukan oleh R.A. Kartini untuk memungkinkan perempuan untuk mendapatkan pendidikan.

Selama waktunya di tahun 1880-an sampai 1900-an, pendidikan bagi perempuan sangat terbatas. Kartini tidak diizinkan melanjutkan sekolah setelah usianya mencapai 12 tahun. Namun, ia tidak putus asa dan terus berjuang agar perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Berkat perjuangannya di masa lalu, perempuan mendapatkan hak yang sama di bidang pendidikan.

Pusat Pembelajaran Yayasan Begawan juga memiliki semangat yang sama dengan Kartini yaitu memberikan hak yang setara antara laki-laki dan perempuan, khususnya di bidang pendidikan. Hal ini diwujudkan dengan partisipasi anak perempuan di Pusat Pembelajaran. Sebanyak 70% dari Pejuang Lingkungan terdaftar di tempat kami adalah wanita.

Tidak hanya sangat termotivasi untuk hadir, para Pejuang Lingkungan perempuan juga telah mengambil peran sebagai pemimpin di banyak kesempatan. Dalam proyek kelas bertema ‘Animal Tales’, sutradara pertunjukan drama adalah salah satu siswa perempuan kami. Dalam kerja kelompok seperti membuat presentasi, Pejuang Lingkungan perempuan juga berinisiatif menjadi pemimpin. Di kelas, siswa mengoordinasikan kegiatan kelas dan bel kesadaran juga dibunyikan oleh siswa perempuan kami.

Siswa yang bertugas mengundang dengan lonceng kesadaran di kelas adalah perempuan.

Selama menjadi pemimpin kelompok dan kelas, Pejuang Lingkungan perempuan kami telah menunjukkan bahwa mereka bertanggung jawab, berempati, dan memiliki inisiatif tinggi dalam menjalankan tugasnya. Hal ini menunjukkan bahwa semangat Kartini tetap hidup dalam setiap Pejuang Lingkungan hingga saat ini.

Perlu kami sampaikan bahwa para Pejuang Lingkungan laki-laki kami juga memiliki semangat Kartini dalam diri mereka. Saat berbagi pendapat, bekerja sama dalam kerja kelompok, bermain, dan melakukan berbagai kegiatan lainnya, Pejuang Lingkungan laki-laki juga selalu memberikan kesempatan yang sama kepada Pejuang Lingkungan perempuan. Emansipasi wanita hidup dan sehat di Pusat Pembelajaran kami.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?