Drag

By Zeni Natalya

On June 29 – 30, 2021, the Eco Warriors organized a Food Festival as their final project in the Cooking Science theme. This activity was attended by a variety of guests, such as school teachers, parents, previous Begawan Foundation education staff, a team from Amandari Hotel & Resort, an international senior teacher, and several people who have supported the students’ education.

This activity began with a planning discussion. From this process, the Eco Warriors agreed to make four stands serving a variety of foods. One stand served traditional Balinese food such as lilit satay (satay mixed with grated coconut), lawar (seasoned mixed vegetables and minced meat), daluman (juice made of leaves), and lawe (snacks made of banana). One stand served Indonesian food, the other two stands served Asian and International food. They had an art stand with t-shirts and their handmade bags. They also performed their artistic skills in puppetry, piano, and dance activities.

To tie in with the Food Festival, the education staff held a meeting with parents. A total of 39 parents and 57 children attended this activity. The commitment of parents in supporting their children to study at Begawan Foundation could be seen by the high attendance at this meeting.

After showing their entrance tickets, which were created for all visitors to ensure health protocols were adhered to, parents visited each stand. All tickets had different attendance times with a maximum of one hour allocated to the Food Festival area in the front yard and back garden of the Learning Centre. Eco-Warriors were able to demonstrate the results of their learning to their parents who then provided feedback. This is also part of the collaboration between parents and children in the learning process.

“Through this Food Festival, children can express their ideas to make menus, and learn to work together. As a parent, I am very enthusiastic. Thank you to the education and all staff at BF,” said Luh Santini, the parent of Putu Asri, an Eco Warrior who has been with Begawan Foundation for two years.

Thank you for the cooperation and extraordinary spirit of the parents and Eco Warriors of Begawan Foundation. Thank you to everyone who attended the Food Festival and supported the education of Eco Warriors at the Learning Centre.

Eco-Warriors Food Festival : Pejuang Lingkungan ‘Memamerkan’ Hasil Belajar

Oleh Zeni Natalya

Pada tanggal 29 – 30 Juni 2021 Pejuang Lingkungan menyelenggarakan Food Festival yang merupakan proyek akhir dari tema Cooking Science. Kegiatan ini hanya dihadiri oleh kalangan terbatas seperti dua orang guru sekolah pejuang lingkungan, orang tua, staf pendidikan sebelumnya, tim dari Amandari, seorang guru senior Internasional dan beberapa partner yang pernah mendukung pendidikan bagi pejuang lingkungan.

Kegiatan ini dimulai dengan berdiskusi untuk merencanakan kegiatan. Dari proses tersebut, Pejuang Lingkungan sepakat membuat empat stand yang menyajikan makanan bervariasi. Sebuah stand menyajikan makanan tradisional bali seperti sate lilit, lawar, daluman dan pisang lawe. Sebuah stand khusus menyajikan makanan Indonesia. Dua stand lainnya masing-masing menyajikan makanan Asia dan Internasional. Bukan hanya itu, mereka juga menyajikan satu stand kesenian yang menjual tas hasil karya mereka dan kaos serta menampilkan kepiawaian seni mereka seperti wayang, piano, dan tari.

Bersamaan dengan Food Festival, staf pendidikan Yayasan Begawan menyelenggarakan rapat bersama orang tua. Sebanyak 39 orang tua dan 57 anak menghadiri kegiatan ini. Dari kegiatan ini, dapat terlihat komitmen orang tua dalam mendukung anaknya belajar di Yayasan Begawan. Ini dapat terlihat dari lebih dari tiga orang tua yang hadir bersama dua orang anak mereka yang terdaftar sebagai siswa di Pusat Belajar Yayasan Begawan.

Sebelum mengikuti pertemuan orang tua, para orang tua berkeliling ke setiap stand. Untuk dapat berkeliling ke setiap stand, para orang tua harus menunjukkan tiket masuk. Semua tiket memiliki jam berbeda. Mereka hanya dapat masuk sesuai jam yang tertera di tiket di mana semua orang hanya memiliki waktu maksimal satu jam di area Food Festival yang tersebar di halaman depan dan kebun belakang Pusat Belajar. Melalui acara ini, Pejuang Lingkungan dapat menunjukkan langsung hasil belajar mereka kepada orang tua dan orang tua dapat memberikan umpan balik mengenai hal tersebut. Ini juga menjadi bagian dari kerjasama orang tua dan anak dalam proses belajar.

“Melalui Food Festival ini, anak-anak bisa menuangkan ide membuat menu, dan belajar bekerjasama. Sebagai orang tua, saya sangat antusias. Terima kasih untuk staf pendidikan dan seluruh staf di BF,” ujar Luh Santini, orang tua Putu. Asri, seorang Eco Warrior yang telah bersama Yayasan Begawan selama dua tahun

Terima kasih atas kerjasama dan semangat luar biasa dari orang tua dan Pejuang Lingkungan Yayasan Begawan. Terima kasih juga kepada semua orang yang telah hadir dalam Food Festival dan mendukung pendidikan bagi pejuang lingkungan di Pusat Belajar Yayasan Begawan.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?