Drag

By Ketut Desy

Begawan Foundation Learning Centre focuses on the principle of Learning by Doing, with activities that assist the students to gain new skills and build their knowledge. Field Trips are one of the activities that apply this  principle. The students learn outside the classroom, visit places and objects to study or investigate.

On July 22, 2021, the Eco Warriors, the name for students at Begawan Foundation Learning Centre, had the opportunity to enjoy a field trip to the rice fields in Banjar Bayad, about 1.3 kilometres from the centre. A total of 35 students participated in this activity, divided into four groups to ensure we implemented social distance health protocols.

The weather was very sunny, as if the universe supported the Eco Warriors during their activities. Sitting together on the edge of the fields, enjoying the atmosphere, the Eco Warrior visualized the activities that made up the rice cycle. They shared the results of their imagination and knowledge in groups, then were given direct experience in cultivating paddy fields. Accompanied by an experienced farmer, they were taught to fertilize the rice fields in the traditional way. They were also taught how to use simple farming tools, hoe the soil, make waterways, cut the remaining rice stalks harvested with a sickle, and smooth the edges of the field.

Activities in the fields are good for training children’s physical and emotional development. They  fell while walking in the muddy rice fields, but got back up. Some of them also had to come to terms with their fear of earthworms. They also learned to maintain balance when stepping on the narrow and slippery path, work together, and help each other. They often laughed when playing in the mud with their friends. At break time, they sang together and discussed rice and agriculture with the farmer. This field trip closed with Bali Starling bird watching.

If we don’t take care of nature, we will rarely see the narrow paths through the green rice fields, flocks of ducks looking for food, fertile land, clear water flowing in the river, the sound of chirping birds, and prosperous farmers. Through this field trip, we want Eco Warriors to realise a love for nature and the importance of eco-friendly agriculture.

Eco Warrior Field Trip ke Sawah

Oleh Ketut Desy

Pusat Belajar Yayasan Begawan memiliki prinsip belajar “Learning by Doing”. Siswa memperoleh keterampilan ataupun membangun pengetahuan dari belajar dengan melakukan kegiatannya secara langsung. Field Trip merupakan salah satu aktivitas siswa yang menerapkan prinsip tersebut. Siswa diajak ke luar kelas mengunjungi suatu tempat atau obyek untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu.

22 Juli 2021, Eco Warrior sebutan bagi siswa di Pusat Belajar Yayasan Begawan berkesempatan untuk field trip ke sawah di daerah Banjar Bayad, Payangan Bali, berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pusat Belajar. Sebanyak 35 Eco Warrior mengikuti kegiatan ini yang dibagi ke dalam 4 sesi untuk mencegah kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Saat itu cuaca sangat cerah, seolah alam semesta mendukung Eco Warrior melakukan banyak kegiatan di sawah. Duduk bersama di pinggir sawah menikmati suasana, Eco Warrior diajak untuk membayangkan siklus dari tumbuhan padi. Mereka berbagi dalam kelompok hasil imajinasi dan pengetahuan yang mereka ketahui. Eco Warrior juga mendapatkan pengalaman langsung mengolah tanah sawah yang akan ditanami padi. Didampingi oleh petani yang berpengalaman, Eco Warrior diajarkan untuk menggemburkan tanah sawah dengan cara tradisional. Eco Warrior diajarkan cara menggunakan alat-alat pertanian sederhana, mencangkul tanah, membuat saluran air, memotong sisa batang padi yang sudah dipanen dengan sabit, dan merapikan batas -batas sawah.

Aktivitas di sawah ini sangat baik untuk melatih fisik dan emosi anak. Beberapa anak terjatuh saat berjalan di tanah sawah yang berlumpur, namun berusaha bangkit kembali. Ada juga beberapa anak mencoba berdamai dengan ketakutannya terhadap cacing tanah. Mereka juga belajar menjaga keseimbangan saat melangkah di jalan setapak yang sempit dan licin. Mereka juga yang belajar bekerja sama dan tolong menolong. Sering kali pecah suara tawa dari anak-anak yang senang karena bermain lumpur dengan temannya. Di waktu isitrahat, anak-anak bernyanyi bersama dan berdiskusi dengan petani terkait tumbuhan padi dan pertanian. Field trip ini ditutup dengan aktivitas bird watching burung jalak bali yang tak jauh dari sawah.

Menelusuri jalan setapak di tengah sawah yang hijau, mengamati kerumunan bebek yang mencari makanan di sawah, tanah yang subur, jernihnya air yang mengalir di sungai, suara kicau burung yang bersahutan, lestarinya alam, dan petani yang sejahtera adalah hal yang jarang dapat ditemui jika alam tidak dijaga. Melalui kegiatan field trip ke sawah ini, Pusat Belajar ingin Eco Warrior dapat bertumbuh rasa cinta pada alam dan menyadari pentingnya pertanian yang ramah lingkungan.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?