Drag

By Mastika Anandam

Since the beginning of its establishment, Begawan has been committed to preserving the existence of Bali’s endemic birds in their natural habitat. We have a variety of programs in place to maintain and increase their population in nature, ranging from how to care for, how to breed, and what to prepare in readiness for release into the wild. We continue to strive to provide the best in Bali Starling conservation.

For releases, we need to undertake a variety of tasks, firstly selecting bird pairs which we feel will breed successfully and be able to find food when released, preparing release sites or locations after conducting site surveys, formulating socialisation programs with the community around the release site, and monitoring birds when they are released into their new habitat.

In 2021 we released three pairs of Bali Starlings and in 2022 after evaluating these releases, we will conduct our releases slightly differently. This year we have built a quarantine cage made of paranet at the exact release location enclosing a tree that will provide a suitable nest site within a community compound. The Bali Starlings that we will release are quarantined for a few weeks within the paranet enclosure to get used to their surroundings. We also prepare nesting materials for these enclosures to allow the birds to build nests inside.

When the Bali Starling pair has made a nest, it is very likely that the pair that are released will stay at that location. This quarantine enclosure will be removed when they are released, the net covering the tree will be removed, and this Bali Starling pair can continue to live in the wild. In addition to placing a nest box inside the enclosure, we also install other nest boxes in the chosen location to provide other options for ‘homes’. We hope that the Bali Starlings released will settle in the specified location so we can easily monitor their progress.

Formula Baru Pelepasliaran Jalak Bali
Oleh Mastika Anandam

Sejak awal berdirinya, Begawan berkomitmen untuk melestarikan keberadaan burung endemik Bali di habitat aslinya. Kami memiliki berbagai program untuk mempertahankan dan meningkatkan populasinya di alam, mulai dari cara merawat, cara berkembang biak, dan apa yang harus dipersiapkan dalam kesiapan untuk dilepasliarkan ke alam liar. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik dalam konservasi Jalak Bali.

Untuk pelepasliaran, kami perlu melakukan berbagai tugas, pertama memilih pasangan burung yang kami rasa akan berhasil berkembang biak dan dapat menemukan makanan saat dilepaskan, menyiapkan tempat atau lokasi pelepasliaran setelah melakukan survei lokasi, merumuskan program sosialisasi dengan masyarakat sekitar pelepasliaran, lokasi, dan memantau burung saat dilepaskan ke habitat barunya.

Pada tahun 2021 kami melepaskan tiga pasang Jalak Bali dan pada tahun 2022 setelah mengevaluasi pelepasan tersebut, kami akan melakukan pelepasliaran kami sedikit berbeda. Tahun ini kami telah membangun kandang karantina yang terbuat dari paranet di lokasi pelepasliaran menempel ke pohon yang akan menyediakan tempat bersarang yang cocok di dalam kompleks komunitas. Jalak Bali yang akan kami rilis dikarantina selama beberapa minggu di dalam kandang paranet untuk membiasakan diri dengan lingkungannya. Kami juga menyiapkan bahan bersarang untuk kandang ini agar burung dapat membangun sarang di dalamnya.

Saat pasangan Jalak Bali sudah membuat sarang, kemungkinan besar pasangan yang dilepas akan tetap berada di lokasi tersebut. Kandang karantina ini akan dilepas saat burung dilepasliarkan, jaring yang menutupi pohon akan dilepas, dan pasangan Jalak Bali ini dapat terus hidup di alam bebas. Selain menempatkan kotak sarang di dalam kandang, kami juga memasang kotak sarang lainnya di lokasi yang dipilih untuk memberikan opsi lain untuk ‘rumah’. Kami berharap Jalak Bali yang dilepasliarkan akan menetap di lokasi yang telah ditentukan sehingga kami dapat dengan mudah memantau perkembangannya.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?