Drag

By: Ircham Maulana

Begawan Learning Centre’s goal is to provide appealing, approachable, and meaningful learning experiences for the Eco Warriors. Emphasising the four pillars of learning, including introspective, cognitive, emotive, and active, one of several focuses of Begawan’s curriculum is to give students wider opportunities to connect with, and speak to, experts and practitioners from various fields of education. These guest speakers are physically and virtually invited to the Learning Centre to share their specific knowledge and professional work with the students.

On Monday, 7 March 2022, our guest speaker was from PT. Talasi Tru Origin: a company that seeks organic food of premium quality from their origins, which in return helps and empowers grassroot communities. Established by Alisjahbana Haliman, an avid businessman and entrepreneur, Talasi has produced various organic products including honey, cashew, tea, coffee, essential oil, and sweetener, to mention just a few.

Due to the high number of Covid-19 Omicron cases in Indonesia, the meeting with the Talasi team was conducted online via Zoom video-conferencing. Matthew, a representative of the Talasi team, delivered a fun, communicative online presentation to Begawan students. The materials include different bee species, types of bees in a colony, the life cycle of bees, bee hives, bee products, harvesting a variety of types of honey, the benefits of consuming honey, and some fun facts about bees.

Even though conducted online, the online presentation session did not stop the students from being attentive and active. As they were curious about bees and honey, numerous questions were asked during the session. Dekta, for example, asked about the ingredients of honey. Gek Sinta asked whether royal jelly is edible or not and why solitary bees do not produce honey. Dewa Ayu asked why we should shake the beehive before harvesting the honey.

After the online presentation had ended, the students were given opportunities to taste three types of honey provided by the Talasi team. The first was multiflora honey from Kuansing, a regency in Riau Province. This type of honey is produced by Apis dorsata. It has a dark colour and tastes a bit sour. While this kind of honey is definitely good for health, the students were unfamiliar with this variety. The second was multiflora honey from Bangka that is produced by Apis trigona. It has a brighter colour and tastes sweeter than the first honey. The last, calliandra honey from Merapi, is produced by Apis mellifera. This type of honey has the brightest colour and the sweetest taste. This is why Begawan students favour this honey.

The online learning and honey tasting sessions by Talasi have enriched Begawan students’ comprehension and experiences of bees and honey. We would like to deliver our gratitude to the Talasi team that has taken their time to share their knowledge with our students. Thank you so much, Talasi. We are looking forward to the next collaboration.

Sesi Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman dengan Talasi

Oleh: Ircham Maulana

Tujuan Pusat Belajar Begawan adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik, mudah didekati, dan bermakna bagi Pejuang Lingkungan. Menekankan pada empat pilar pembelajaran, yaitu mawas diri, kognitif, emotif, dan aktif, salah satu fokus kurikulum Begawan adalah memberikan kesempatan yang lebih luas kepada siswa untuk berhubungan dan berbicara dengan para pakar dan praktisi dari berbagai bidang pendidikan. Pembicara tamu ini secara fisik dan virtual diundang ke Pusat Belajar untuk berbagi pengetahuan khusus dan pekerjaan profesional mereka dengan para siswa.

Pada hari Senin, 7 Maret 2022, narasumber kami dari PT. Talasi Tru Origin: perusahaan yang mencari makanan organik berkualitas premium dari asalnya, yang sebagai imbalannya membantu dan memberdayakan komunitas akar rumput. Didirikan oleh Alisjahbana Haliman, seorang pengusaha dan pengusaha yang rajin, Talasi telah menghasilkan berbagai produk organik termasuk madu, jambu mete, teh, kopi, minyak atsiri, dan pemanis, dan masih banyak lagi.

Mengingat tingginya kasus Omikron Covid-19 di Indonesia, pertemuan dengan tim Talasi dilakukan secara online melalui video conference Zoom. Matthew, perwakilan dari tim Talasi, menyampaikan presentasi online yang menyenangkan dan komunikatif kepada siswa Begawan. Materinya antara lain jenis lebah, jenis lebah dalam koloni, daur hidup lebah, sarang lebah, produk lebah, pemanenan madu, jenis madu, manfaat mengkonsumsi madu, dan beberapa fakta menarik tentang lebah.

Meski dilakukan secara online, namun sesi presentasi online tidak menyurutkan perhatian dan keaktifan siswa. Karena mereka selalu ingin tahu tentang lebah dan madu, banyak pertanyaan diajukan selama sesi. Dekta, misalnya, menanyakan bahan madu. Gek Sinta bertanya apakah royal jelly bisa dimakan atau tidak dan mengapa lebah soliter tidak menghasilkan madu. Dewa Ayu bertanya mengapa kita harus mengocok sarang lebah sebelum memanen madu darinya. Siswa lain juga mengajukan pertanyaan terkait lebah dan madu.

Setelah presentasi online berakhir, para siswa diberi kesempatan untuk mencicipi tiga jenis madu yang disediakan oleh tim Talasi. Yang pertama adalah madu multiflora dari Kuansing, sebuah kabupaten di Provinsi Riau. Jenis madu ini diproduksi oleh Apis dorsata. Warnanya gelap dan rasanya agak asam. Madu yang satu ini memang sangat baik untuk kesehatan, namun para siswa sepertinya masih asing dengan jenis madu yang satu ini. Yang kedua adalah madu multiflora dari Bangka yang diproduksi oleh Apis trigona. Ini memiliki warna yang lebih cerah dan rasanya lebih manis dari madu pertama. Terakhir, madu kaliandra dari Merapi diproduksi oleh Apis mellifera. Jenis madu ini memiliki warna paling cerah dan rasa paling manis. Inilah sebabnya mengapa siswa Begawan menyukai madu ini.

Pembelajaran online dan sesi mencicipi madu oleh Talasi telah memperkaya pemahaman dan pengalaman siswa Begawan tentang lebah dan madu. Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada tim Talasi yang telah meluangkan waktu mereka untuk berbagi dengan siswa kami. Terima kasih banyak, Talasi. Kami tunggu kerjasama selanjutnya.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?