Drag

By: Nitya Swastika

The Bali Starling is well-known for its beauty as well as the very real threat of extinction. It has bright white feathers with black tips on the wing and tail feathers, as well as a long drooping crest. Its most amazing feature is the beautiful bare blue skin that surrounds its eyes. The birds’ beauty and gentle, trusting nature have worked against them, making them prized catches for poachers. 

Begawan Breeding and Release Centre provides a unique outdoor activity to meet the critically endangered Bali Starling. Guests can learn about the history of the project, observe the different enclosures – quarantine enclosures cater for sick or new birds, socialisation enclosures are where the birds can select their partners, private breeding enclosures each house one pair. 

On 28 March 2022, 19 students and 3 teachers from SMA Al-Falah Jakarta visited Begawan Breeding and Release Centre. They learned about the Bali Starling’s breeding cycle, the preparation for nest making, the role of the parents feeding their young, and the fledging of young chicks. They were involved in the preparation of bird food with our Bird Keeper while keeping an eye on the site’s free-flying pair of Starlings, who regard the Breeding Centre as their own personal home. 

Students also received explanations from Begawan’s Team and Veterinarian on the importance of breeding and release programs for this endemic bird of Bali. They were very enthusiastic to take part in the morning’s activities. One student asked about bird release procedure and many were curious about the characteristics of the Bali Starling.

Book an experience to learn about Begawan’s community-based conservation project and meet this critically endangered Bali Starling by visiting our website at begawan.life/conservation.

Kunjungan SMA Al-Falah Jakarta ke Pusat Penangkaran dan Pelepasliaran Begawan

Oleh: Nitya Swastika

Jalak Bali terkenal dengan keindahannya sekaligus ancaman kepunahannya. Ia memiliki bulu putih cerah dengan ujung hitam di sayap dan bulu ekor, serta jambul panjang terkulai. Fitur yang paling menakjubkan adalah kulit biru yang indah yang mengelilingi matanya. Kecantikan burung dan sifatnya yang lembut dan bersahabat membuat mereka menjadi tangkapan yang berharga bagi para pemburu liar.

Pusat Penangkaran dan Pelepasliaran Begawan menyediakan aktivitas yang unik untuk bertemu Jalak Bali yang terancam punah. Para tamu dapat belajar tentang sejarahnya, mengamati kandang yang berbeda – kandang karantina untuk burung yang sakit atau baru, kandang sosialisasi adalah tempat burung dapat memilih pasangannya, kandang pengembangbiakan adalah tempat pribadi satu pasang burung.

Pada tanggal 28 Maret 2022, 19 siswa dan 3 guru dari SMA Al-Falah Jakarta mengunjungi Pusat Penangkaran dan Pelepasliaran Begawan. Mereka belajar tentang siklus perkembangbiakan Jalak Bali, persiapan pembuatan sarang, peran induk burung dalam memberi makan anak-anaknya, dan proses pembentukan anak-anak burung. Mereka terlibat dalam persiapan makanan burung dengan Penjaga Burung kami sambil mengawasi sepasang Jalak Bali yang terbang bebas di lokasi, yang menganggap Pusat Penangkaran sebagai rumah pribadi mereka.

Siswa-siswa juga mendapat penjelasan dari Tim Begawan dan Dokter Hewan tentang pentingnya program penangkaran dan pelepasliaran burung endemik Bali ini. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan pagi itu. Salah satu siswa bertanya tentang tata cara pelepasliaran burung dan banyak yang penasaran dengan ciri-ciri Jalak Bali.

Pesan pengalaman belajar tentang proyek konservasi berbasis masyarakat Begawan dan Jalak Bali yang terancam punah ini dengan mengunjungi situs web kami di begawan.life/conservation.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?