Drag

By: Ikhsan

After the release of six young Bali Starlings in Banjar Bayad on 7 April 2022 as a flock, Begawan’s team conducted regular monitoring. Five released birds were seen around the rice fields near the initial release site and in the local community compounds. To update, six of these birds have actually been sighted in mid-May.

The team then moved six more young Bali Starlings, aged 5 to 8 months, from Begawan Breeding and Release Centre to the newly emptied habituation enclosure in Banjar Bayad. Four months from now, these birds will be released as a flock after reaching approximately one year of age and having become used to the location.

On 22 April 2022, Begawan’s veterinarian microchipped these six birds. According to the veterinarian, the microchip installation is for marking the birds. There are several types of marking for animals especially birds, such as metal rings around the birds’ legs, colour tags, and also markings so that they can be easily be distinguished physically. However, marking with a microchip is a safer method of identifying an animal, as it is implanted under the skin so it cannot be seen and must be read using a microchip reader.

Bali Starlings can be microchipped when they reach 8 months of age. If the bird is too young, microchipping can cause injury. The microchip installed in the bird can last throughout the bird’s life.

Pemasangan Microchip Jalak Bali

Oleh: Ikhsan

Setelah pelepasliaran enam anak Jalak Bali di Banjar Bayad pada 7 April 2022 secara berkelompok, tim Begawan melakukan pemantauan secara berkala. Lima ekor burung yang dilepasliarkan terlihat di sekitar persawahan dekat lokasi pelepasliaran awal dan di kompleks masyarakat setempat. Enam burung ini masih terpantau aman.

Tim kemudian memindahkan enam Jalak Bali muda lagi, berusia 5 hingga 8 bulan, dari Pusat Penangkaran dan Pelepasliaran Begawan ke kandang habituasi yang baru dikosongkan di Banjar Bayad. Empat bulan dari sekarang, burung-burung ini akan dilepasliarkan secara berkelompok setelah mencapai usia kurang lebih satu tahun dan sudah terbiasa dengan lokasi tersebut.

Pada 22 April 2022, dokter hewan Begawan melakukan microchip pada enam burung ini. Menurut dokter hewan, pemasangan microchip ini untuk menandai burung. Ada beberapa jenis penandaan untuk hewan khususnya burung, seperti cincin logam di sekitar kaki burung, label warna, dan juga penandaan agar mudah dibedakan secara fisik. Namun, menandai dengan microchip adalah metode yang lebih aman untuk mengidentifikasi hewan, karena ditanam di bawah kulit sehingga tidak dapat dilihat dan harus dibaca menggunakan pembaca microchip.

Jalak Bali dapat di-microchip saat mencapai usia 8 bulan. Jika burung terlalu muda, microchipping dapat menyebabkan cedera. Microchip yang dipasang di burung dapat bertahan sepanjang hidup burung.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?