Drag

Di Pusat Pengembangbiakan Begawan di Bali, kami berkomitmen untuk melindungi burung Jalak Bali yang terancam punah. Upaya konservasi kami meliputi memberikan perawatan dan nutrisi yang tepat untuk mendorong perkembangbiakan, serta mengembalikan mereka ke alam liar untuk membantu pemulihan populasi mereka.

Tantangan dalam Mengembalikan Jalak Bali ke Alam Liar

Pair of Bali Starling, King and Queen, are eating
Sepasang Burung Jalak Bali, King dan Queen, sedang makan

Mengembalikan burung ke habitat aslinya adalah tugas yang menantang, bahkan untuk Burung Jalak Bali yang telah beradaptasi dengan baik melalui perawatan dan nutrisi yang tepat. Burung-burung ini mungkin tetap mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, terutama menghadapi berbagai ancaman seperti serangan parasit dan predator alami seperti biawak dan ular. Meskipun demikian, Begawan telah melakukan upaya besar untuk mengembalikan Burung Jalak Bali ke habitat aslinya dari kandang penyesuaian, karena kami percaya bahwa burung-burung ini memainkan peran penting dalam konservasi keanekaragaman hayati unik Bali.

Perawatan Intensif untuk Jalak Bali

Pada tanggal 16 Februari, sepasang Jalak Bali bernama King dan Queen, dilepas kembali ke alam liar. Mereka sebelumnya telah dilepaskan pada tahun 2018, namun baru-baru ini, keduanya ditangkap kembali karena Queen membutuhkan perawatan akibat serangan parasit. Perawatan saat mereka masih berada di alam liar telah dicoba, tetapi tidak berhasil karena perilaku pasangan mereka yang menyebabkan hilangnya bulu.

Our conservation officer is conducting an intensive inspection
Petugas konservasi kami sedang melakukan pemeriksaan intensif.

Sebagai hasilnya, perawatan intensif diberikan dengan menempatkan Queen di dalam kandang karantina dan memberikan obat baru dua kali seminggu. Untuk memastikan bahwa Queen dan King tidak lupa satu sama lain, petugas konservasi kami menempatkan King di kandang yang bersebelahan dengan Queen sehingga mereka masih bisa berkomunikasi. Queen telah pulih, dan King dan Queen, sebagai pasangan, dilepas kembali ke habitat aslinya. Pemantauan pasca-pelepasliaran telah dilakukan untuk memastikan bahwa mereka masih sehat.

Menampilkan Keanekaragaman Hayati Bali kepada Publik Global

Joao is taking a video at the Begawan Breeding Centre
Joao sedang merekam video di Pusat Pengembangbiakan Begawan.

Perusahaan produksi film satwa liar yang berbasis di Portugal, Tatu Film, saat ini berusaha untuk memperkenalkan keanekaragaman hayati unik Bali kepada audiens global. Salah satu fitur utama film tersebut akan menjadi Jalak Bali yang terancam punah, menyoroti upaya konservasi dari Begawan. Hal ini memberikan kesempatan luar biasa untuk mempromosikan keindahan Jalak Bali dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya upaya konservasi. Di Begawan, kami percaya bahwa kolaborasi dan inovasi adalah kunci untuk menjamin kelangsungan hidup satwa liar unik Bali. (Adrian)

× Welcome to Begawan. How may we assist you?