Drag

The International Convention on Biological Diversity, , yang diadakan di Rio de Janeiro pada tahun 1992, menekankan pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati bumi. Mengingat hilangnya habitat dan kepunahan spesies yang cepat, sangat penting untuk melindungi keanekaragaman hayati. Begawan, melalui upaya konservasinya, berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menjadi lebih sadar lingkungan dan peduli terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati.

The Bali Starling feeds in its enclosure
Jalak Bali makan di dalam kandangnya

Kunjungan ke Pusat Pengembangbiakan Begawan

Kunjungan City Development Limited (CDL) dan Mana Earth Company ke Situs Konservasi Begawan pada tanggal 7 Februari melibatkan tur ke Pusat Pengembangbiakan Begawan. Sejarah Jalak Bali yang terancam punah sebagai Maskot Bali dijelaskan, bersama dengan upaya konservasi Begawan sejak tahun 1999. Para pengunjung diperkenalkan dengan berbagai alat yang digunakan untuk konservasi, termasuk metode identifikasi menggunakan cincin, label warna, dan mikrochip, serta aplikasi pelacakan dan pemantauan burung. Petugas konservasi di Begawan menjelaskan pentingnya pemantauan pasca-pelepasliaran untuk memeriksa kondisi burung yang telah dilepaskan.

The Begawan team explains our conservation program to visitors from City Development Limited
Tim Begawan menjelaskan program konservasi kami kepada tamu dari City Development Limited

Selama kunjungan tersebut, Begawan menyoroti tantangan yang dihadapi dalam program penangkaran dan pelepasliaran. Para tamu juga diberi informasi tentang berbagai kandang di pusat penangkaran, termasuk kandang karantina, kandang sosialisasi, dan kandang penangkaran. Ini dibedakan berdasarkan kebutuhan setiap burung. Setelah presentasi, para tamu diundang untuk ikut serta dalam pengalaman menyiapkan dan menyajikan makanan untuk Jalak Bali.

Students from City Development Limited observe Bali Starlings from outside the enclosure
Tamu dari City Development Limited mengamati Jalak Bali dari luar kandang sosialisasi

Perjalanan ke Situs Habituasi dan Pelepasliaran

Kegiatan berikutnya melibatkan perjalanan ke situs habituasi dan pelepasliaran Jalak Bali di Banjar Bayad, yang juga merupakan lokasi sawah dan kebun regeneratif Begawan. Para tamu dapat mengamati titik pelepasan dan perilaku Bali Starling di alam liar, serta melihat Jalak Bali terbang bebas yang sebelumnya dilepasliarkan oleh Begawan. Mereka juga belajar tentang program pertanian, yang meliputi budidaya padi dan kebun regeneratif, serta sistem penyaringan yang menyediakan air bersih untuk program pertanian non-pestisida. Kunjungan berakhir dengan istirahat dan minum air kelapa di lumbung Begawan yang dikelilingi oleh sawah yang indah dan kebun berbentuk mandala.

The journey continues to Banjar Bayad, where the Begawan Farm and Habituation Enclosure are located
Perjalanan berlanjut ke Banjar Bayad, dimana terletak Sawah Begawan dan Kandang Habituasi

Para tamu menyatakan apresiasi mereka atas kesempatan untuk belajar tentang upaya konservasi untuk Jalak Bali dan menyatakan keinginan untuk berkontribusi dengan cara apapun yang mereka bisa. Pengalaman langsung memberi mereka pemahaman yang lebih dalam tentang perawatan yang dilakukan untuk menjaga burung-burung terancam ini. Kunjungan oleh CDL ini menyoroti pentingnya menginformasikan masyarakat tentang pentingnya konservasi satwa liar dan perlunya melindungi dan menjaga warisan alam kita.

Students from City Development Limited watch the free-flying Bali Starlings using binoculars
Tamu dari City Development Limited melihat Jalak Bali terbang bebas

Tujuan Begawan untuk Mendorong Kesadaran Lingkungan

Begawan menyadari bahwa konsep konservasi alam dilihat berbeda oleh individu yang berbeda, dan setiap diskusi tentang tujuannya perlu mempertimbangkan perspektif yang berbeda. Namun, Begawan berusaha mendorong lebih banyak orang untuk menjadi lebih sadar lingkungan dan peduli pada keanekaragaman hayati di planet ini. (Anik Kristina)

× Welcome to Begawan. How may we assist you?