Drag

Sebagai organisasi pecinta burung, Begawan tidak hanya memiliki hasrat khusus dalam melindungi Jalak Bali, tetapi juga catatan prestasi selama lebih dari dua dekade. Misi utama kami? Memastikan burung-burung cantik ini berkembang dengan baik! Namun, mari kita akui, membiakkan mereka bukanlah hal yang mudah. Petualangan kami dimulai begitu si kecil menetas dan memasuki dunia sebagai bayi burung.

Merawat Bayi Burung Jalak Bali

Setelah menetas, bayi burung perlu dirawat bersama orang tuanya selama 2-3 minggu sebelum mereka dipasangi cincin identifikasi. Sayangnya, setelah berinteraksi dengan manusia selama proses ini, terkadang induk burung menolak untuk menerima anak-anaknya kembali, menciptakan situasi yang memerlukan tindakan khusus dari tim penjaga burung dan ornitolog kami. Inilah saat peran petugas konservasi kami berperan dalam memberikan perawatan untuk bayi burung ini.

Ring installation for a very young Bali Starling
Pemasangan cincin untuk Jalak Bali yang sangat muda

Tantangan dalam Perawatan Bayi Burung

Bayi burung yang baru lahir rentan terhadap penyakit, oleh karena itu, perhatian khusus terhadap nutrisi dan makanan mereka menjadi sangat penting. Di Begawan, kami membesarkan bayi burung bayi ini dengan suapan tangan untuk memastikan mereka mendapatkan semua nutrisi dan kalori yang diperlukan agar dapat berkembang dengan baik. Makanan untuk bayi burung ini berbeda dengan makanan dewasa. Untuk bayi Jalak Bali yang baru lahir, kami memberi mereka jangkrik, wortel, dan pepaya yang dihaluskan, sedangkan bayi Forsten’s Lorikeet mengonsumsi diet eksklusif berupa bubur dan nektar. Pemberian makan dengan tangan dilakukan selama sekitar satu bulan hingga Jalak Bali hampir sepenuhnya ditutupi bulu dan hanya pada saat itu mereka memiliki cukup kekuatan untuk makan sendiri.

Hand-rearing by feeding an insect to a young Bali Starling
Pemeliharaan dengan memberi makan serangga kepada Jalak Bali muda

Kondisi Lingkungan

Selama proses perawatan, suhu juga menjadi faktor penting. Suhu di dalam ruangan khusus dipertahankan pada suhu antara 20 hingga 30 derajat Celsius dengan bantuan lampu dan kain pemanas. Hal ini memastikan kebersihan dan kekeringan di habitat mereka dan kami berusaha mencegah ancaman dari makhluk seperti semut dan cicak.

Newborn Bali Starlings on a blanket
Bayi Jalak Bali di atas selimut

Begawan berdedikasi untuk melestarikan dan meningkatkan populasi Jalak Bali yang terancam punah, dengan fokus pada pemeliharaan bayi-bayi baru dan mengatasi tantangan dalam pembiakan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan peran spesies ini dalam ekosistem alam.

× Welcome to Begawan. How may we assist you?