Drag

Alam penuh dengan benda-benda simetris. Manusia, tumbuhan, hewan, mewakili konsep simetri. Simetri adalah karya seni alam yang menciptakan keindahan, keseimbangan, dan harmoni.

Pejuang Lingkungan di Pusat Belajar Begawan telah mempelajari tema Simetri Alam selama kurang lebih dua bulan dengan aktivitas seperti membuat gelang dan kalung dari biji-bijian, berlatih menari simetris, membuat miniatur Barong Ket, dan mendesain logo simetris.

Membuat Gelang dan Kalung dari Biji-bijian

symmetry necklace and bracelet

Siswa mempelajari perbedaan antara dikotil dan monokotil, memasak biji yang dapat dimakan, menabur benih pepaya, dan membuat kolase hewan dan tumbuhan dari biji. Mereka juga membuat aksesoris tubuh berupa gelang dan kalung dari biji Jenitri dan Hanjali, dua jenis biji yang sering digunakan untuk berbagai kerajinan tangan di Indonesia.

Berlatih Tarian Simetris

Gerakan dan aksesoris dalam tarian juga merepresentasikan simetri. Siswa berlatih tiga tarian berbeda – tari kreatif Bali, tari Saman Aceh, dan tari Buchaechum Korea. Kegiatan dimulai dengan pembuatan aksesoris tari simetris untuk dikenakan saat latihan menari. Melalui kegiatan ini, konsep simetri dapat dipahami dan dikontekstualisasikan melalui gerakan tubuh mereka.

Miniatur Barong Ket

Barong Ket Miniature

Para Pejuang Lingkungan bekerja sama untuk belajar tentang berbagai jenis Barong, sebuah karakter seperti macan kumbang dalam mitologi Bali, dan membuat miniatur Barong Ket. Mereka mengidentifikasi dan menganalisis keagungan penampilan Barong yang memanfaatkan berbagai bentuk dan ornamen simetris.

Desain Logo Simetris

Pengamatan juga dilakukan pada banyak merek terkenal yang menggunakan logo simetris dan mempelajari manfaat penggunaan simetri pada logo. Setelah itu, mereka merancang logo simetris untuk Pameran Seni Begawan, tugas akhir Tema Simetri Alam. Di akhir kegiatan, mereka memilih logo terbaik untuk digunakan dalam proyek akhir. (Irham)

× Welcome to Begawan. How may we assist you?