Drag

Waktunya untuk studi lapangan! Saatnya menjelajahi dunia di luar kelas. Pusat Belajar Begawan selalu berusaha untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata dan relevan, dan salah satunya adalah melalui kegiatan studi lapangan. Setelah dua bulan mempelajari tentang Kisah Satwa, siswa-siswi telah belajar tentang beragam hewan dan karakteristik mereka, tentang rantai makanan di berbagai ekosistem, mengapa beberapa spesies punah, dan bagaimana upaya-upaya konservasi dapat membantu.

Setelah membahas upaya-upaya konservasi, para siswa melakukan studi lapangan yang berfokus pada pengalaman langsung terkait konservasi. Selama studi lapangan ini, mereka menekankan pada konservasi hewan di zona laut. Mereka mengunjungi dua lokasi yang berbeda: area konservasi hutan bakau dan pusat konservasi penyu. Pengalaman ini benar-benar baru bagi mereka.

Menjelajahi Area Konservasi Hutan Bakau: KUB Simbar Segara

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 30 Juli 2023, dan siswa-siswa dari Kelompok Pejuang Lingkungan sangat gembira mengikuti kegiatan ini. Pertama-tama, mereka terlibat dalam kegiatan di KUB Simbar Segara, sebuah tempat yang didedikasikan untuk konservasi pohon bakau. Mereka didampingi oleh pemandu yang ahli dalam konservasi bakau, dan dalam perbincangan tersebut, mereka membahas peran penting bakau dan hewan-hewan yang hidup di dalam habitat hutan bakau. Para siswa Begawan sangat aktif berpartisipasi dengan menanam bibit pohon bakau. Masing-masing siswa menanam satu bibit untuk memberikan kontribusi pada pelestarian hutan bakau dan fauna yang bergantung pada habitat unik ini.

Pejuang Lingkungan menanam bibit bakau tanpa khawatir kotor, karena ini bagian alami dari prosesnya.

Tetapi itu belum selesai! Mereka juga memiliki kesempatan untuk menjelajahi sungai di hutan bakau dengan menggunakan perahu dan sampan, berjalan santai di jalur hutan bakau, mengamati hewan-hewan yang hidup di dalam ekosistem bakau, dan bahkan menikmati pemandangan panoramik dari atas menara tinggi. Kegiatan-kegiatan ini memungkinkan mereka untuk melihat hutan bakau dari semua sudut. Kegiatan ini bukan hanya tentang belajar tentang bakau, tetapi juga tentang bersenang-senang dengan teman-teman mereka dalam lingkungan yang baru dan menarik.

Para Pejuang Lingkungan menanam bibit bakau.

Belajar di Pusat Konservasi Penyu: KUB Sari Segara

Setelah menyelesaikan kegiatan di Hutan Bakau, mereka melanjutkan ke lokasi kedua: pusat konservasi penyu yang dikelola oleh KUB Sari Segara di Kesiman. Di sana, mereka menerima pembelajaran tentang peran penting penyu, mengamati tempat penetasan telur penyu, dan mempelajari prosedur yang benar untuk melepaskan anak penyu yang baru menetas ke dalam lingkungan mereka yang alami.

Pejuang Lingkungan dengan seksama mengamati anak penyu yang menetas.

Sebelum melepaskan anak-anak penyu, mereka membersihkan area untuk memastikan tidak ada sampah yang akan mengganggu perjalanan anak-anak penyu menuju lautan. Kemudian, dengan rapi berdiri di belakang garis yang ditentukan oleh pemandu mereka. Setiap siswa menerima 2-3 anak penyu yang akan dilepaskan. Saat momen pelepasan anak penyu itu tiba, hal itu menjadi pengalaman yang sangat bermakna dan menyentuh; siswa memberikan semangat kepada makhluk kecil itu dan berdoa untuk pertumbuhan yang sehat di habitat alaminya.

Para siswa menyaksikan anak penyu yang dilepaskan.

Petualangan yang sangat luar biasa! Tidak sabar menantikan studi lapangan berikutnya!

× Welcome to Begawan. How may we assist you?